Aku sempat melewati kamar Mardi kamar itu gelap dan pasti Mardi sudah tidur.Esoknya hal itu terjadi lagi. Bokep Mama Aku mengikuti perintahnya duduk dipangkuannya dan meraih penis itu untuk dimasukkan ke vaginaku. Mardi meringis. Sehingga berkali2 dadaku menempel dipunggungnya. Aku bergidig melihatnya begitu tapi tak kuasa melakukan apa2. Apalagi kalau Mardi sedang memandangku aku ingin tau dia lihat apanya. Berkali2 aku mengkap basah Mardi sedang memperhatikan aku yg sedang duduk di meja kasir. “Masukkin….”perintahnya. Mardi menepak pantatku sambil berkata agar aku turun dan segera berpakaian. Aku melihat celana dalamku digenggamnya di penisnya sedangkan BH ku dicium2nya. Kata-kata Mardi yang lirih itu membuatku kaget. Tapi Mardi tetap memberikan lagi segelas es legen kepadaku Cuma rasanya agak asin kali ini, mungkin sudah agak basi pikirku. Sejak tadi memang kami tidak berkata2 walaupun sudah banyak dan cukup jauh perbuatan kami.




















