Lagipula mas ingin kamu juga menikmati ini sampai puncak” Jawabku sambil menempatkan kepala batangku di depan vaginya. Kucium kening dan bibirnya. Bokep viral Baru pulang sekolah ya?” “Iya, mas. Tapi cepat2 kusingkirkan pikiran itu. Aku mandi di kamar mandi belakang.” Dian pun mengangguk. Dan sepertinya gerakanku tepat, karena pekikan kesakitan Dian mulai berubah menjadi desahan, walau ia masih meronta dan menangis. Kugendong ia ke kamar, dan malam itu, ditemani hujan deras yang turun sepanjang malam, kembali ku”perkosa” Dian. Percayalah, mas bertanggungjawab. Dia menyentuh batangku yang berdiri sempurna. Dia pun membalasku. Dian pun menggeliat dan melenguh lembut saat jariku menari2 di klitorisnya. Kuangkat dan ternyata ibuku yang menyuruhku meminta Dian menginap di rumah saja. Ia menendang-nendang liar namun kakinya justru dengan mudah bisa kutangkap dan kurentangkan.




















