Kisah Gadis Toko Dan Mainan Getar Yang Menggoda

Girls like Pixie are always coming into this store. And hey, I’m not complaining – I love cute girls. Bokep But it really fucking irks me when they think they’re slick and can get away with stealing. Every time, EVERY single time, they try to play the part of the innocent girl. “What? Meee? I didn’t steal anything…” Then, of course, you look at the footage or find something on them, and bam, they’re guilty. Well, we know how to deal with little crooked thieves like Pixie. When I stripped her down, I knew exactly what she was hiding and where, but I played dumb. I wanted to bide my time, build up the excitement, and give myself some Saturday fun. Finally, the moment I was looking forward to the entire interrogation. Finding that pink vibrator in Pixie’s cute pussy. I could see she was getting wet from the strip search. Despite trying to act like a good girl, I could tell she was corrupt as fuck – as if sticking a vibrator up her pussy in a store wasn’t a giveaway, to begin with. But getting to put these punk thieves in their place is a part of this job that never gets old. Like all the girls before her, I couldn’t wait to make a deal with Pixie and whip my cock out to see that shocked expression on her face. I knew she’d be more than willing to do whatever she had to to get out of this fucked up situation – They always are!

Ita merasa kagum melihat batang penisku yang menegang secara maksimal itu. Aku membuka celana. BH yang Ita pakai masih melekat di dadanya, menutupi buah dadanya yang mungil itu. Aku menelan ludah melihat ke belakang badan Ita, yang selama ini tak pernah aku lihat tanpa busana. Kini payudara Ita tak tertutup apa-apa lagi. Pantat Ita mengiurkan juga. Kini payudara Ita tak tertutup apa-apa lagi. Bulu yang tipis warna pirang menutupi vaginanya. Tengah menggosok belakang badan Ita, tanganku secara perlahan-lahan merayap ke dada Ita. “Tolong gosokkan ya, Fer” Ita menyuruhku. Tanganku menekan-nekan pantatnya. Rambutnyapun panjang sebahu. Rambutnyapun panjang sebahu. Hangat badannya. Aku merasa semakin terangsang, batang penisku semakin mengeras dan mula tegang! Ita sengaja berlagak tak tahu saja, ketika aku katakan maniku sudah hendak keluar. Pantat Ita mengiurkan juga. Ita merasa kagum melihat batang penisku yang menegang secara maksimal itu. “Kalau begitu kemarilah”, balasku dengan sedikit terkejut.

Kisah Gadis Toko Dan Mainan Getar Yang Menggoda

Related videos