Setiap aku jilati puting mungil tersebut, Lydia mendesah pelan dan itu membuatku semakin terangsang saja. Dengan mata masih terpejam dia menurut ketika kubaringkan di ranjangku. Bokep Family Kali ini seluruh urat-urat dan sendi-sendi di sekujur tubuhku pun turut merasakan kenikmatan yang lebih besar daripada kocokan dengan tangannya tadi.“Enak nggak Ko?” tanyanya lirih kepadaku sambil menatap mataku.“Gila.. Tak sabar aku menunggu besok tiba, siapa tahu ternyata bisa mendapatkan lebih dari ini. Sesekali memutar arah ke bagian belakang untuk merasakan pantatnya yang lembut.“Ahh.. Sesekali memutar arah ke bagian belakang untuk merasakan pantatnya yang lembut.“Ahh.. berarti sekarang udah terangsang dong”Agak terkejut juga aku mendengar pertanyaan itu.“Jangan-jangan dia lagi memancing gue nih..” pikirku dalam hati.“Emangnya loe nggak takut kalo gue terangsang sama elo?” tanyaku iseng.“Nggak, memangnya loe kalo terangsang sama gue juga berani ngapain?”“Gue cium loe ntar” kataku memberanikan diri.Tanpa kusangka dia melangkah dari sebelah kiri ke arah depanku sehingga berada di







