Ternyata minuman iblis itu mulai bereaksi. Bokep Tante Saya mengangguk saja. Saya tersenyum saja sambil mengatakan kalau saya orang RI. Nah, ngapain lagi mereka ke ‘kurapu’ kalau tidak ingin digoda dengan cowok. Tetapi dasar beruntung, tiga hari kemudian kami bertemu di warung ramen (mie kuah) ketika saatnya lunchbreak. “Iie, daijobu des yo!” jawabnya memaafkanku. Tidak tahunya, besok pagi saya muntah darah. Saya tersenyum saja sambil mengatakan kalau saya orang RI. Setelah itu saya ngeloyor turun ke bawah. Terkena jemari mulus yang dingin itu, jelas saja, si Jendral langsung siaga kuning. Tetapi dia belum tahu kalau saya pejuang aktivitas penis international yang bermottokan, “Semoga kontol nusantara tetap Jaya!”
Kalau tahu dia pasti akan segera lari… memesan kamar…hehehe. Kiko tampaknya senang, saya sudah menyelamatkan dia.




















