Sekilas Aku merasakan sesuatu yang keras di balik celana pendek Hendrik. Aku masih terpana, tak bereaksi. Bokep viral terbaru “Okay deh Mas, Sally maafin.”
“Mas sayang ama kamu.”
“Iya, Sally tahu.”
“Apa jawabmu, Sally?”Aku diam. Aku merasakan tangan Hendrik kembali ke selangkangannya dan melakukan sesuatu. “Tanggung,” kata Ayah. Aku sering kesepian. “Mas Enggak akan berbuat itu, sayang …” katanya sambil terengah. Dengan lembut disentuhnya puting dadaku, sentuhan lembut beginilah yang membuatku terhanyut. Dan anehnya, Aku nurut saja. Kenapa Aku harus marah? Entahlah, akhirnya Jimmy mencapai orgasme sedangkan Orgasmeku tak optimal, sebab tak “lepas”, harus menutup mulut. Makin semangat mengurusi usahanya yang akhir-akhir ini terkena dampak krisis ekonomi.”Aku berjanji akan bekerja keras hanya untuk kamu dan Randy,” katanya suatu ketika. Ucapannya barusan tak mengagetkanku. Pertama, karena Aku memang dididik untuk patuh kepada orang tua dan Aku anak tunggal. Aku cepat-cepat memunguti pakaianku yang berserakan di lantai, lalu masuk kamar.




















