“Ahh, enak gigitannya….” Saras mendesah pelan.Samar-samar saya melihat Saras sambil memperhatikan wajah saya dan dia tersenyum.Sekarang tangan saya mencoba mencari buah dada Saras untuk saya remas-remas.Beni dan Indra segera menuju bagian bawah tubuh Saras. XNXX Bokep “Ohh.. Kemudian, “Croott.., crott..!” sperma saya saya keluarkan di wajah Saras.Kemudian Saras dengan cepat membersihkan pen|s saya, bahkan saya sampai ngilu dengan hisapannya. Beni segera menggerakkan penisnya supaya dapat juga segera keluar. Diluar hujan semakin deras!Dengan gerakan kilat Beni merangkul Saras dari belakang…. enaknya pikirku. Saras mengenakan blazer warna coklat dengan rok span diatas lutut. Tidak lama setelah saya memainkan buah dada Saras, saya turun lagi ke vaginanya. Dia mencoba untuk mencari tempat tambal ban di dekat situ.Anto juga sempat bebincang dengan Saras untuk sabar menunggu. Yang ada hanya suara Saras yang terus mendesah dan teriak. Langsung saja saya rebahkan Saras di lantai dan saya jilati vaginanya, dan Beni juga tidak kalah




















