Segar. Sampai akhirnya Felly keluar dari kamarnya. Bokep Crot Bisa berkepanjangan kalau aku bicara dengannya. Aku merutuki diriku sendiri. Sangat berbeda dengan ketika kukenal ia 2 tahun yang lalu. “Bilang aku sedang keluar kantor,” balasku di interkom, “Kamu ke sini sekarang, jangan lupa kunci pintu kalau masuk.”
“Ah, Bapak.”Indri sekretaris terbaik yang kumiliki. Dan kami pernah membicarakan hal itu.Jam 15.00 ditelan kesibukanku, aku telah melupakan Felly. Sambil menyingkap roknya yang pendek. Ia tersenyum lalu berjongkok dan membuka ritsluiting celana panjangku. Sampai akhirnya Felly keluar dari kamarnya. Dulu waktu kami masih pacaran hampir selusin kali kami bubar dan balik lagi. “Den ditunggu non Felly, katanya aden disuruh masuk.”
“Iya Bik.”Aku merapihkan pakaianku, berjalan mengikuti bibik tua itu ke dalam. Kubuat sikapku persis seorang remaja putus asa akibat problem rumah tangga menahun. “Den ditunggu non Felly, katanya aden disuruh masuk.”
“Iya Bik.”Aku merapihkan pakaianku, berjalan mengikuti bibik tua itu ke dalam. “Masih saja


















