Paling tidak dua kali sepekan, Rio menunaikan tugasnya sebagai suami. Bokep Montok Masak menabrak motor saya. Lengan tangannya tampak kokoh berisi. Atau tentang hal lain yang semua itu, saya rasakan, hanya sekesar untuk bisa bertemu dengan berdekatan dengan saya. Sepanjang Rio bercerita, Pak Karyo tampak cuek saja. Saya terkapar.Saya hanya bisa diam saja ketika Pak Karyo yang tahan lama masih menggoyang. Hanya saja, karena suami saya itu sering pulang tengah malam, tentu saja ia tampak capek bila sudah berada di rumah. Saya hanya diam mendengarkan ceritanya.Mungkin karena seringkali diam bila bertemu dan ia pun makin punya keberanian, Pak Karyo itu kemudian malah sering datang ke rumah. Karena buru-buru saya menginjak pinggiran jalan beton dan terpeleset. Jari tangan yang kasar kembali bergerilya di bagian perut.




















