Hidung kami bersentuhan lembut, aku kaget sehingga sama sekali tak memberontak. Dia yang sudah bangun lebih dulu, menaiki ranjang dan menjatuhkan dadanya diantara kedua belah paha ku. Bokep Mom “Mas aah mmas.. .dia hanya bisa melenguh panjang pendek. “Masih sakit Nes”, tanyanya.“Enak mas”, jawabku sambil mencakari punggungnya, terasa biji pelernya memukul2 pantatku. Aku tersenyum malu, dan wajahku pun tiba-tiba bersemu merah, aku menundukkan mukaku, malu. Terlihat dari CDku yang cukup tipis itu ada warna kehitaman, jembutku. “Mas, Ines nyampe juga mas, ssh”, bersamaan dengan ngecretnya pejunya aku juga nyampe.Kembali aku terkapar kelelahan.Ketika aku terbangun, hari udah terang. Mukanya persis di depan selangkanganku sehingga dia dapat melihat gundukan bukit memekku dari balik celana ketatku.




















