Aku ini tidak pernah berbohong, jangan macam-macam kamu!” kata Fahris. Bokep Cina Aku melihat sekelilingku, dan ternyata, aku berada di rumah sakit. Aku pikir Paralyzenya sudah sembuh. “Tentu, kita pasti akan menjadi Tag yang sempurna” Jelasnya. Karena itu, saya tidak jadi mendekatinya. Tidak disangka, itu adalah Fahris, lawan Finalku nanti, dan yang satu lagi, adalah anak yang terdapat di Foto-foto yang kulihat tadi, karena namanya cukup panjang, sebut saja NT. “Atau aku Renggut Keperawananmu!” Teriakan Fahris menggelegar. Saya sangat merasa sedih saat itu. Tetapi, karena pada saat itu, aku belum pernah bermasturbasi, maka aku diam saja dan terus menyaksikan. eugh.. Kamipun segera bergegas meninggalkan tempat tersebut. oekh..” Desahan NT turut membuatku terangsang. “Oh, pada saat itukan Fahris masih dalam keadaan Fit, jadi aku tidak mungkin dapat menghadapinya secara fisik.” “Kalau mental?” tanyanya lagi.




















