“kamu gila…gilaaaaaaaaaaaaaaa” Begitu hubungan telepon terputus, kulempatkan telepon ke ranjang dan langsung saja kuambil kendali, tubuhku dengan liar bergerak menari nari naik turun diatas Pak Toni, diapun mulai berani mendesah, begitu juga aku.Pagi itu kami bercinta dengan penuh gairah dan nafsu, apalagi setelah tahu nanti malam mereka balik ke Jakarta dengan last flight, Pak Toni menumpahkan semua nafsu birahi yang masih tersisa seakan menghabiskan semua yang ada padaku. XNXX Jepang Kami berpelukan telanjang, menurunkan tegangan yang ada.Setelah beristirahat hampir satu jam, babak kedua berlanjut, kali ini aku aku diposisi atas.Perlahan tubuhku mulai naik turun dan semakin cepat, dia mendesah sambil meremas remas buah dadaku.”ooouuuhhhh…sssssshhhh…trusss…yaaaa…trusss Lita…trusss..ya gitu Lita” desahnya menyebut nama seseorang entah siapa, tapi aku tak pedulikan, toh kuanggap bagian dari fantasy laki laki.Dengan posisi di atas aku memegang peranan, begitu kulihat dia sudah hampir mencapai puncak, kuhentikan gerakanku untuk menurunkan tegangannya, untungnya dia mengikuti permainanku sehingga bisa




















