“Eh iya Mbak, habis pantat Mbak nikmat sekali, aku jadi nggak tahan,” jawabku. Kemudian aku mulai dengan gerakan naik turun dan maju mundur. Bokep Japan ah.. terus.. nikmaaatt..”
Setelah dengan gerakan turun naik, Mbak Ninik melepas penisku. Kuhisap klitorisnya dan Mbak Ninik menggeliat keasyikan hingga pahanya sedikit menutup. Hen.. Karena latihan sampai malam aku keletihan dan tertidur, sehingga terlupa saat jaketku dipakai Baron, temanku yang main drum. Aku langsung menggendongnya dan merebahkan di ranjang. “OK Hen, kamu mau membukakan pakaianku.”
Kembali aku kaget dibuatnya, aku benar-benar tidak mengira Mbak Ninik mengatakan hal itu. Mbak Ninik juga baru pulang,” ucapku membalas sapaannya. Selanjutnya penisku menghunjam dengan ganas vagina Mbak Ninik. “Terima kasih ya Hen,” ucap Mbak Ninik sambil masuk rumah. “Nggak pa-pa, ini selimutnya, kalau kurang hangat ada di kamarku,” kata Mbak Ninik sambil masuk kamar.Aku tertegun juga saat menerima bantal dan selimutnya, sebab Mbak Ninik hanya memakai pakaian tidur yang




















