Rupanya dia juga mengalami orgasme.Kubiarkan kontolku tetap didalam memeknya beberapa waktu, sambil bibir kami saling berpagut.“Terima kasih sayang, kamu sudah memuaskan aku. Aku belai pelan-pelan, sambil sesekali meremas-remas dua bongkahan pantatnya.Tangan Yuli juga ga mau kalah, dia pegang kepalaku, jambak pelan-pelan rambutku, terus menggerayangi pantatku. Bokep Family Dan tiba-tiba aja dia mengangkat pahanya tinggi-tinggi kakinya ditekuk dan telapak kakinya tepat di dengkulku. Dan obrolan beralih dari soal buku panduan ke masalah pribadi. Terus refleks kita berdiri masih dengan ciuman. Tapi akhirnya dia cerita juga. Dia serahin foto-foto yang perlu diekspose, sambil kasih penjelasan dikit-dikit. Ane dibuat kelenjotan. Apalagi aku tipe cowok yang tidak suka bercinta terburu-buru, aku lebih suka bercinta dengan kelembutan dan gerakan yang erotis. Tubuhnya condong ke depan, badannya mengejang….“Sayyyyy aku ga tahaaaaannnn, aku moooooo keluarrrrrrrrrrr, akhhhhhssssshhhhhh terussssss” belum selesai dia bicara tubuhnya tiba-tiba mengejang, dan tanganku merasakan leleran cairan kenikmatan dari vaginanya……..




















