Aku terus saja memainkan lidahku tetapi tidak berapa lama kemudian bisa kurasakan goyangan tubuh mama semakin cepat dan nafasnya pun sudah terdengar cepat dan keras sekali. “Maas…turunkan kaki mama ” mintanya dan sambil kont*lku masih kusodok sodokkan kedalam mem*k mama, satu persatu kakinya ku turunkan dari bahuku dan akupun sudah menempel tubuh mama serta mama mulai menciumi seluruh wajahku sampai basah semua.. XNXX Bokep Kalau kamu gituin terus…..sini..yaaaang”. Aku jadi kasihan melihat wajah mama selalu menyeringai seperti kesakitan.Tetapi beberapa saat kemudian, “teken lagi maas….tapi pelan pelan ya… “ sambil kedua tangan mama menekan pantatku pelan2, langsung saja aku mengikuti tekanan tangan dipantatku menekan pelan2 dan tiba2 ….. maaaaaassss…. “Atau kamu sudah jadi laki2 yang enggak normal barangkali ya, Sayang ?“ lanjut Mama.“Ah, mama ini kok nanyanya yang enggak2 sih “? …….. “Mama lemes sekali sayang….. aduhhhhh batang kont*lku merasakan elusan dan remasan dinding mem*k mama..




















