Satu demi satu pakaian kami tanggalkan. Aku dan Tia memilih untuk sembunyi di kamar. Bokep Rusia Apa sih menariknya aku hingga ada 2 gadis cantik yang memperebutkan aku. Hujan tidak juga berhenti. Tentu saja dia cemberut sampai mukanya dilepat-lipat jadi tujuh.Sesekali aku hanya bisa mencuri-curi pandang ke arah Evi yang matanya juga tidak pernah lepas menatap setiap gerak gerikku dan Tia. Tapi aku engga mau menculik Evi terrlalu lama..dasar pengecut !!. Di sana aku hidup sebagai anak kost. Dilain pihak, aku juga menyayangi Evi. Sepanjang jalan, aku gandeng tangannya. Tanpa bermaksud untuk membuatnya kaget, aku langsung duduk di samping Evi. Rambutnya yang panjang dibiarkan terurai menyapu wajahnya yang lembut.Libur 2 hari serasa hanya 1 menit kami rasakan.Belum puas rasanya menikmati hari liburku yang bisa aku lewatkan bersama 2 gadis cantik..betapa konyolnya aku!!!Saat pulang ke Cirebon, aku duduk dibangku paling bekalang bersama Tia, Evi dan Nana.




















