Di kamar Ida sudah berada di atas tempat tidur, kakinya yang jenjang dan putih membuat suasana hatiku tak-karuan. Bokep JAV Bilang aja nggak usah malu” Ujarku
“beneran nih , gak apa-apa?..”tanya Ida
“iya…beneran..,,trus apa?”
“boleh minta cium nggak?” pinta Ida
“ooh..” langsung kudaratkan bibirku ke pipinya. Dan mulai pagi itu kehidupan kami mulai berubah seperti pengantin baru pada umumnya.Sehabis jam kantor, ku arahkan mobilku langsung pulang. “iya,..gue ‘jadi’ tadi..”ujar ida sambil menciumi pipiku
Adegan di film kini berubah lagi, penis si pemeran pria yang sudah sedari tadi “tegang” mulai diurut turun naik oleh pemeran wanitanya. Refleks langsung kututup pintu itu sembari meminta maaf.Walaupun beberapa detik tadi sangat kunikmati, melihat kedua buah dada Ida yang lumayan besar dihadapan mataku, sangat ranum dan bentuknya pun bulat sempurna juga kencang, tapi kembali lagi rasa bersalah memenuhi kepalaku hingga membuatku lupa bahwa itu adalah hal yang wajar bagi suami istri.“Da, sorry gue mau ngambil bantal, gue nggak














