Hampir 10 tahun sudah, aku tidak pernah mengetahui kabar beritanya, apalagi berhubungan dengannya.Jantungku terasa hampir copot dan pikiranku tiba-tiba terasa kacau ketika aku menerima telepon sewaktu kami sekeluarga sedang menyantap hidangan ayam, malam itu.“Halo, betul ini rumahnya Pak Aidit dan bisa bicara dengannya?” katanya lewat telepon.“Yah betul, dan saya sendiri. Katanya ada program bisnis baru yang akan ditawarkan padaku. Sex Bokep Apa kamu tidak ingin atau tidak mau ketahui keadaanku saat ini Kak?” tanyanya tiba-tiba sambil mengangkat kepalanya dan menatap wajahku.“Oh yah, sempat kudengar tadi dari ucapanmu bahwa kamu tidak ingin melihat rumah tanggaku hancur seperti rumah tanggamu. Jadi ia minta aku datang ke rumahnya karena kangen sekali denganku sekaligus membahas soal program bisnis baru itu” jawabku berbohong agar ia tidak curiga.“Teman wanita atau pria?” tanyanya penbuh kekhawatiran.“Masa sih teman wanita mengajak ke rumahnya malam-malam begini” kataku.“Tapi kedengarannya tadi di telepon suara wanita Kang” kata istriku.“Oh, memang suaranya




















