Aku berkata padanya,“Nov, aku pingin buat cupang di leher kamu.”
“Coba aja!”
Aku mencoba menghisap lehernya untuk membuat cupang tetapi gagal, dia lalu tertawa sambil berkata,“He… he… he… bukan gitu caranya, nih aku contohin”, dia mulai beraksi. Kami nonton di bioskop berdua dan disudut seperti biasa, selanjutnya kami berciuman, lalu tanganku bergerilya ke selangkangannya, tangan dia pun juga sama. Bokep terbaru Beneran? Atau becanda nih?”
“beneran, masak aku main-main.”“Kapan kamu mau? Kami berciuman lama sekali, aku melumat bibirnya dengan penuh nafsu, setelah beberapa menit dia berkata,“ternyata perasaan gak bisa bohong ya.”
“iya…”Aku tak ragu lagi untuk memeluk dan menciumnya bahkan aku berani memegang payudaranya dari dalam bajunya sementara dia juga memegang dadaku, akhirnya kami selesai nonton film lalu aku berkata,“Nov..putusin cowok kamu ya, trus nikah ma aku.”
“Ga bisa gung, aku ma dia dah lebih dari pacaran kami dah biasa begituan, tinggal dibantenin aja kami dah jadi suami istri…”Aku kecewa dan marah tapi




















