Keduanya pun segera turun tangga, meninggalkan Dik dan Meiling sendirian di lantai atas.Merasa tidak nyaman, Meiling segera bangkit dari duduknya dan berjalan menuju ke kamarMeli. Vidio XNXX Garasi dan taman belakangnya yang sering dijadikan workshop dadakan ini untuk memproduksi mebel.Meli lalu segera menuju ke kamarnya dilantai dua dan segera mandi, membersihkan badannya yang terasa penat. Soleh pun sampai menghentikan cumbuannya ke Meli.“Jawab ! Meli memandang Soleh dengan tajam.“Hei. Duit entek.”, ujar Didik sambil meringis. Haha… kasian deh loe.Dengan ragu-ragu, Abdul lalu menciumi bibir Meli. Meli memperingatkan mereka agar tidak terlalu ribut, takutnya banyak orang yang dengar. Dia lalu bangun dan menuju ke lantai bawah untuk mencari
makanan, perutnya lapar.Dibawah, ada tiga orang pekerjanya yang sedang asyik merokok dan mengobrol di taman belakang, persis disebelah dapur.










