Waktu itu kulihat juga Andy sedang melakukan anal seks dengan Susanna. Bokep Kepalaku sudah turun ke payudara Susanti dan kujilati putingnya yang indah berwarna merah muda itu dan tanganku yang satunya lagi meraba-raba kemaluannya yang berbulu lebat dan sudah mulai basah. Kira-kira jam 6 sore si kembar pamit pulang, setelah sebelumnya beres-beres dan membersihkan diri dulu. Kemudian aku berkata pada Susanti, “Gimana Ti, filmnya bagus nggak?”, dia hanya mengangguk menjawab pertanyaanku. Akhirnya aku terpaksa mengalah setelah didesak mereka berdua dan menyetel VCD porno itu dan kami menontonnya. Kulihat dia, sambil menggenjot Susanna, tangannya menjambak rambutnya dan tangan satunya lagi meremas-remas payudaranya. Lalu Susanna berkata, “Cepetan Van, kalo Santi udah puas aku juga mau digituin nih”. Aku pun mempersilakan mereka masuk ke kamarku yang juga ruang kerjaku. Susanna yang melihat kami berdua sedang diam-diam asyik langsung berkata, “Loh, kok mainnya cuma berdua aja sih, nggak ngajak-ngajak nih!”.




















