Sesampainya disana, aku pun dipersilahkan duduk ke meja paling dekat dengan panggung, dimana paman aku dan bapak Udin sudah menunggu.Para warga sudah memenuhi daerah penonton, dan tak lama pun acara dimulai. Bokep Barat Dewi melirih“Aduh mas Handoko, gede banget ini… Pelan-pelan yah, Dewi gak tau bisa muat apa nggak…” aku biarkan saja Dewi mengambil waktu sesukanya.Sampai akhirnya “bless…” masuk juga semua kemaluanku kedalam memek Dewi. Gerakan jogetnya yang sungguh seksi,dia memamerkan badannya yang gemulai. aku berkata kepadanya,“Dewiaaa… aku mau keluar nih…” Dewi membalas,“Iya mas… Ohh… Dewi juga mau keluar lagi…” Dewi semakin liar menggoyangkan pantatnya. Untung saja paman ku ini cukup kaya, dan beliau mempunyai banyak kediaman, lahan dan bisnis di daerah ini.Demikianlah akhirnya aku tinggal selama seminggu ditempat ini. Dia memakai dress ketat bewarna merah yang memamerkan lengannya.




















