“ukh…ukh..ohh….ukh…” erang Jay menikmati permainan Sari.Aku pun sekarang sudah berhasil membuka semua pakaian Lusi istriku, kulanjutkan dengan meremas buah dadanya yang kenyal itu dan kulanjutkan dengan mengisap kedua puting susunya perlahan dan berulang-ulang. luar… Jay… terus” desah istriku.Kuremas dan kupelintir dengan keras puting susu dan buah dada istriku, dan kulihat Jay juga mengejang.“Akh… akh.. Bokep JAV ah…” kudengar suara Sari halus.“Nggak pa-pa.. Kulihat Sari sangat cantik tidak kalah cantiknya dengan Lusi, dan aku yakin bahwa sebagai laki-laki aku sangat tertarik untuk menikmati tubuh seorang wanita seperti Lusi maupun Sari yang tidak kalah dengan ratu-ratu kecantikan Indonesia.“Gimana Van… kan kita akan sama-sama menikmatinya, tidak ada untung rugilah…” kata Jay meminta keputusanku lagi.“Tapi gimana caranya… mereka pasti marah… kalau kita beritahu…” aku balik bertanya.“Tenang aja, gua punya caranya kalau elo setuju…” kata Jay lagi.“Gua punya Pil perangsang… lalu kita masukkan ke minuman istriku dan istrimu..




















