“Iya, Tante. Bokep Twitter sehingga tak ada selembar benangpun yg masih melekat di sana. Perhatiannya padaku malah semakin bertambah besar saja. Aku menatapnya dgn tajam. Hubunganku dgn Lidya memang akrab sekali, meskipun tak bisa dikatakan berpacaran.Seperti biasanya, setiap hari Sabtu sore aku selalu mengajak Bobby, anjing pudel kesayganku jalan-jalan mengelilingi Monas. Perhatiannya padaku malah semakin bertambah besar saja. Saat itu pandangan mataku jadi nanar dan berkunang-kunang. Sementara perasaan hatiku semakin tak menentu. PadahaI waktu itu Lidya sudah dipengaruhi gejolak membara dgn badan polos tanpa sehelai benangpun menempel di badannya.“Kau..”, desis Lidya terputus suaranya. Lidya memang pantas kecewa, karena alat kejantananku mendadak saja layu. Namun aku diam saja, malah menatap wajahnya yg cantik dan begitu dekat sekali dgn wajahku. Saat itu pandangan mataku jadi nanar dan berkunang-kunang. Memang aku seperti anak kecil, menurut saja dibawa ke dalam kamar perempuan ini.




















