Baru juga dimasukin sudah mau muntah!”gerutu mbak Siti. Film Porno Mbak Siti tertawa geli mendengar kekuatiranku itu. Rasa ngilu yg sempat kurasakan tadi berangsur-angsur pudar. Lalu ia membukakan pakaianku. Ya pastinya memang itu yg bisa membuahi sel telur perempuan, pikirku.“Iya sih mbak. Aku cuma mau melindungi nona kita dari para lelaki iseng”
“Dari mana kakang tahu kalau mereka itu lelaki iseng?”
“Ya dari nganu…eng..yaa itu!” ujar mang Narko tak bisa menjemukan jawaban yg pasti. “UGHHHHHHH!!!!!”Akhirnya aku mendapatkan apa yg kumau. Semenjak itu pula aku jadi tak lagi bisa menerima tamu cowok di rumah.Sebagai seorang gadis rupawan sekaligus merupakan primadona di sekolahku jelas banyak sekali pemuda yg ingin mendekatiku. Kesempatan itu baru bisa terlaksana akibat rasa penasaranku dan atas batuan mbak Siti. Sepertinya terjadi perdebatan kecil di situ.














