Dia kuat makan dan minum. Bokeb Kelvin menjemputku di kantor lagi malam itu. Aku memang tidak punya perasaan khusus untuknya, kami bahkan baru kenal, tapi.. Aku diam-diam menggunakan mental calculation mengkira-kira pendapatan dan pengeluarannya setiap bulan. “Aku memang ingin kasih tahu kamu…” katanya menatapku. Sudah pula aku berikan macam-macam alasan, tapi hari ini agaknya ia tidak akan menerima, “tidak” sebagai jawaban.Sudah dua tahun aku tidak ada kontak dengan Kelvin sampai minggu lalu aku bertemu dia secara kebetulan di dealer***** (edited). Di mana alamatnya?” ujarnya tanpa menunggu jawaban ya atau tidak. Setelah kututup pintu, tanpa disangka Kelvin sudah menyusul di belakangku. Well… berbeda dengan yang namanya rakus, loh. Besok jam 12 aku jemput di luar kantormu.




















