Adakah yang lebih tabah dari aku? Tidak cukup lama, orang-orang sudah berkerumun ke arah anak itu. Bokep India Tidak cukup lama, orang-orang sudah berkerumun ke arah anak itu. Dia terpelanting. Aku tahu anak itu pasti bekerja di malam begini karena suatu keperluan yang mendesak, atau itu memang pekerjaannya demi membantu biaya sekolah. “Woi!” teriak salah satu anak dari gerombolan itu dengan kasar. Akibatnya sebuah mobil berwarna putih yang hilang kendali menabrak anak laki-laki itu. Tidak tampak rasa takut dalam dirinya. “Sudah dapat banyak?”
“Belum. Dia benar-benat ulet. Di dekat tiang lampu merah, sekitar beberapa meter dari tempatku berdiri, ada seorang anak laki-laki berambut kusut berpakaian kusut menenteng kantong-kantong plastik hitam yang juga kusut. Malam itu tidak hujan tapi bau aspal basah karena hujan tadi sore masih menguar. Gila. Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. Tapi seperti yang aku katakan, aku tetap bertahan




















