Ikat rambutnya aku lepas sehingga dirinya terlihat makin seksi kala menggeliat-geliat dan rambutnya tergerai ke sana kemari. Di depan aja. Bokep Family “Bapak saya mandiin dulu ya”, kata Tina. “Nggak usah Pak..kan nggak ada siapa-siapa”, jawab Tina. ”Oo gitu..nakal ya kamu. Kubuka kaosku dan kusampirkan di cantolan yang menempel di tembok. Aku membalasnya dengan memeluk erat dan mengusap-usap punggung serta kepalanya. Kukecup bibirnya lembut, “nanti dilanjut lagi“. Saya nggak akan bilang siapa-siapa. Tina lalu mengambil segayung air, diguyurkan ke badan dari leher dan pundak. Ya Pak..di sini saja”, dia memahami kekhawatiranku. Bapak masuk aja..nggak pa-pa. 2detik aku dan Tina bertatapan mata karena dia mau kekamar mandi, tidak ada sesuatu, biasa saja. sekarang kami sama sama telanjang bulat dikamar mandi. Sabun kugosokkan ke punggung, pinggang, pantat.




















