Nggak tahaan..” desahnya panjang sambil memelukku erat.Melihat hal itu saya masih santai memompa dengan perlahan-lahan agar Mia penasaran.“Ayo.. Bokep terbaru Saya masih menggunakan CD, langsung Saya peluk Mia perlahan sambil memiringkan badannya agar menghadapku.Saya memulai permainan dari membelai-belai rambutnya yang diteruskan mengelus pundak dan terus kepinggangnya. Mia tidak berani membangunkan saya, karena Mia tahu kalau saya masih capai habis melayaninya. “Gugurkan gimana..?!” cecarku lagi.“Pakai obat apa kek..!” serunya lagi. “Film porno Pak..!” jawabnya lagi. “Enak sayang..?!” tanyaku perlahan.Dan dijawab anggukkan kepalanya. “Waktu hari Sabtu yang lalu Kamu kumpul disini ya..?!” tanyaku dengan nada masih lembut. “Pokoknya jahat, masa Bapak diremehin gitu..” jawabnya. kamu sedih..?!” selidikku sambil memeluk tubuhnya. Tetapi kali ini Mia melihat kekamar Saya yang pintunya terbuka setelah ditinggal oleh isteriku yang sedang ngambek.




















