“He he… gue mau…itu,” lelaki itu menunjuk bagian bawah tubuh Maudy. Bokeb “Aunghhhh….” ia mengerang, saat pangkal pahanya diremas telapak tangan kasar di belakangnya. “Aihhhh…ii…iya…” akhirnya ia menyerah. “Aaannggghhhhhhhhh…. “Ah…eh, jangan…jangan dilihat…” kata Maudy mengiba. “Gimana kita percaya kalau lu nggak mau buktiin.Gue kasih tahu ya…kalau lu ternyata masih perawan, mungkin bisa gue pertimbangkan untuk nggak jadi memperkosa lu!” Maudy terisak. Maudy mengerang keras. Maudy agak lega ketika belati itu ditarik. Tapi Maudy terus melakukannya, karena khawatir lelaki itu marah dan memperkosanya. “Sudah…sekarang tolong lepaskan saya….” pinta Maudy lagi. “Cepettt!!!” lelaki itu membentak dengan suara menggelegar. Dinginnya AC mobil kini menyapu pantatnya yang bundar, putih mulus dan padat. Lu tahu kan, laki-laki seneng ngisep pentil?




















