Safada Oferecendo O Cuzinho

Kuteruskan dengan menekan pinggulku tapi tiba-tiba Bu Ike menjerit, sakit katanya. Lalu aku coba lagi, namun dengan sangat perlahan dan ketika sepertiga batang penisku masuk, terasa ada sesuatu yang menahan kepala penisku di dalam memeknya, rupanya penisku sudah mencapai dinding rahim Bu ike, padahal belum semua batang penisku masuk gumam hatiku.Perlahan aku mengenjot memeknya dan terasa dinding memeknya seperti meremas batang penisku. Bokep Jilbab/Hijab Selesai. Saat sedang makan aku coba menyinggung kegiatannya saat sedang karaoke, dan Bu Ike hanya menjawab santai,“Emang kenapa, kamu suka sama goyanganku ya?”“Suka banget mbak, tapi sayangnya goyanganya masih terhalang sama kain” kataku menggodanya.“Oohh..kamu mau liat goyanganku kalo lagi telanjang ya…boleh, kapan?…tapi ada syaratnya, boleh liat tapi ga boleh pegang ya” jawabnya santai.Mendengar perkataan itu aku sontak kaget dan mencoba menegaskan kembali.Dia berani natang aku begitu karena dia ingin membalas kebaikanku karena aku sudah mau mendengar curhatannya dan menghibur dirinya.

Safada Oferecendo O Cuzinho