Kumis si Jabir yang tebal itu terasa sangat menggelitik tubuhnya dan memberinya sensasi plus di samping cupangan-cupangannya. Bokep Mama Jabir mencolek cipratan spermanya pada hidung Sherin lalu di tempelkan ke bibirnya.“Nih Non, sayang kalau mubazir, Non kan demen negak peju” katanya disambut tawa kedua pria lainnya. “Oohhh…oohh !” desah Sherin merasakan sodokan pria itu.Jabir kini berjongkok di sebelahnya, lidahnya menjilati payudaranya dan tangannya bergerilya menjamah-jamah bagian tubuh lainnya. Pak Udin hanya tersenyum kecil sambil menaikkan kembali celananya. Butir-butir keringat mulai membasahi tubuh gadis itu, dari kening dan pelipisnya keringatnya menetes-netes. Pak Udin tentu saja kaget karena umpatannya terdengar sehingga memancing kemarahan nona majikannya itu, tapi sebentar saja senyumnya mengembang kembali. Dia mengoral penis itu sambil memacu tubuhnya. Rangsangan-rangsangan akibat jilatan Pak Irfan pada vaginanya menyebabkan libidonya meninggi sehingga semakin baik pula pelayanannya pada dua penis itu.




















