“Gak papa Pak, kita sekamar saja, saya takut kalau harus tidur sendirian” jawabku.Sebenarnya aku pun risih harus tidur dan sekamar dengan lelaki lain, tapi apa boleh buat rasa takut ini mengalahkan segalanya. Bokep Indo Kok liatin nenen Mamah? Oh ternyata Pak Budi. “Suami saya langsung berangkat ke kantornya Pak”. “Bapak mau lihat payudara saya?” tanyaku. Tiba-tiba DEG aku ingat, KERUDUNGKU, ya aku tidak menggunakan kerudung pada saat itu. Kubuka blazerku dan langsung rebahan di atas tempat tidur. Tapi malam itu tidak terjadi apa-apa, kami hanya tidur saja. Kami pun ngewe sekali lagi sebelum kami pulang dari hotel tersebut. “Uhhh aaahhh yah erus Yul, kamu pinter sekali Yul…”. “Sudah Pak, tadi pun saya sempat ngobrol dengan anak saya” jawabku.Ketika kami ngobrol kulihat Pak Budi melirik terus ke arah dadaku. Dia juga botak ditengah rambutnya seperti seorang Profesor.Kami berdua pun berangkat ke Kota tempat pertemuan tersebut.




















