Memudahkan penisku untuk keluar masuk. Bokep Japan Membuat si kecil itu mengedut dan pelanpelan bangkit. Menahan rangsangan itu sampai gigiku gemeletuk seperti kedinginan. Kaki Bu Etik menimpah pahaku, berat. Aku dan Mbak Etty kebagian mempersiapkan pentas seni. Kini aku menghadap ke arah Endah, tetapi berada di belakang punggung Bu Etik. Berdesir darahku, tapi kucoba tepis pikiran kotor yang melintas sesaat. Kini nafas Bu Etik mengalir teratur. Sampai akhirnya dia ambruk di dada Ponijan yang terus ngorok seperti suara gergaji. Mendekati berakhirnya masa KKN, dibalik rasa senang karena tugas berat sudah berakhir, terbersit rasa sedih, takut berpisah dan tidak ketemu lagi. Kalau ada yang sakit, seisi Posko bergantian merawat dan memberi perhatian. Aku meluruskan kaki dan membenahi letak sarungku, bermaksud tidur lagi. Semua sibuk finishing program masing-masing.




















