Dua jam berlalu, baru satu pengendara yang berhasil membeli kantong plastiknya. Pikiranku mendadak kacau. Bokep Tante Akibatnya sebuah mobil berwarna putih yang hilang kendali menabrak anak laki-laki itu. Aku serius soal ini. Dia menjajakan kantong-kantong plastik hitam itu ke setiap pengendara yang singgah karena lampu merah. Dia punya usaha untuk hidup. Seharian ini, aku memang dirundung hujan, dan aku tidak berlari. Aku selalu senang memperhatikan mesin-mesin yang berjalan angkuh itu. Malam itu tidak hujan tapi bau aspal basah karena hujan tadi sore masih menguar. Dari balik kaca mobil, seorang lelaki melemparkan jari tengahnya ke arah lelaki berjaket jins. Dia punya usaha untuk hidup. Aku tidak menyalahkan pengemis-pengemis yang mencari rezeki dengan mengemis, tapi sekali lagi, aku lebih kagum pada anak itu. “Kamu tidak perlu melakukan itu.”
“Aku tidak ingin kamu sakit.”
“Aku sudah pakai jas hujan.”
“Itu tidak cukup.”
Lalu, sebuah mobil di seberang jalan membukakan pintu.




















