Sehingga aku, entah bagaimana, terpancing untuk datang ke rumah Jay demi menuntut penjelasan. Namun kata-kata “bule” itu menambah emosi yang memang sudah terpancing sebelumnya. Bokep Barat Masih tetap larut dalam kesedihannya. Aku tertawa kecil. Tepat siang itu mereka berdua sudah memutuskan untuk mengakhiri kemunafikan itu. Itukah sebabnya kamu diam saja mendengar selorohanku tempo hari? Dan perbincangan dengan Chie sebelumnya akan makna keperawanan membuatku semakin hanyut dalam percintaan itu. Chie juga bercerita padanya (aku tak tahu bagaimana perasaan Jay saat itu) bahwa ia ingin menyerahkan keperawanannya padaku, sebelum menjadi milik orang yang sama sekali asing baginya. “Ray, masih ingat kamu pernah berkata bahwa kamu hanya mau berhubungan seksual dengan gadis yang bukan perawan,” Chie tertawa kecil. Akhirnya Chie berhasil mendapatkanku. “Cukup segitu?”
Jay terdiam. “Ah.. “Ray, kamu tahu?”
“Apa?”
“Masalah Jay. Jay terlihat diam, matanya masih terpejam. Dan itulah Jay, kembaranku, sobat terbaikku.Surabaya, awal Agustus 1999“Chie…”
Kurasakan nafas Chie yang memburu saat mulutnya




















