Apalagi Mas Iky selama ini hanya berucap: “Aku mencintaimu, Sienny.” Seribu juta kalipun kata itu terlontar dari mulut Mas Iky, tidak akan berarti apa-apa jika Mas Iky tetap diam tak berterus terang dengan keluarganya atas apa yang telah terjadi dengan kami berdua.Akhirnya terjadilah apa yang selama ini kutakutkan, bahwa aku mulai sering mual dan muntah, yah.. Kalau begini kita yang repot juga..”“Kenapa mesti repot Mas? Bokep Arab Namun aku tetap termangu di sudut dapur. Ah, pertanyaan itu selalu terngiang di benakku.Tibalah aku memasuki bulan ke tujuh masa kerjaku. Wawan mulai gelisah tangannya kadang meremas susu, kadang meremas seprei dan kadang memegang pinggang Desi seolah-olah mengatur agar Desi menekan sedalam mungkin.“Aduh… teh… Aakh”,Wawan mendesah, bicaranya mulai ngaco, nafasnya mulai memburu dan badannya mulai kejang, kepalanya mendongkak keatas, matanya terpejam dan pantatnya mengangkat naik dan crot…crot…crot… Entah berapa kali semburan yang keluar dari kontolnya dan akhirnya Wawan terkulai lemas.“Yaaa kan




















