Akupun menuju cafe yang memang ada di seberang kantorku, sampai di sana ternyata sudah ada pak Gunawan terlihat dia sepertinya sedang memesan sesuatu pada seorang pelayan, dan akupun menghampirinya.Sejenak aku tidak berkata apa-apa yang ada pak Gunawan mempersilahkan aku duduk dan menunggu makanan yang telah dia pesan. Aaaaahhh……aaaaahhhh……aaaaaaahhhh sruttt. Bokeb mat… aaaaggghhh…. sa.. Nikmat kurasa dalam memekku begitu dia menggoyang pantatnya.Perlahan pak Gunawan bergerak maju mundur saat itulah aku terasa di awang-awang ” Ooooouuuggghh…. oooouuugggghhh…. aaaaaggggggghhh… pak… ja..ngan… aaaaagggghh.. Sampai akhirnya diapun menyemburkan lendir kenikmatan dari dalam kontolnya ” Oooouugggghhh… ooouuuggggghhhh… ooooouuuugggghh… ooouuugghhh… ” Saat itulah dia dekap tubuhku semakin erat danakupun membalasnya dengan lebih hangat lagi meskipun masih ada malu dalam hatiku.setelah cairanya keluar kemudian dia merangsang memekku dengan lidahnya.










