Mbak Lia masih tersenyum. Tapi mungkin alasannya yaitu latar belakang pendidikanku tidak cukup mendukung, management memutuskan merekrutnya. Bokep Mama Tarikan perlahan itu tak bisa kutolak. Tunjukkan rasa hausmu! Ketika saya terlena menatap kakinya, tiba-tiba saya dikejutkan oleh pertanyaan Mbak Lia..“Jhony, saya merasa bahwa kamu sering melirik ke arah betisku. Beberapa detik kemudian, lendir mulai terasa di ujung lidahku. Sebagai Accounting Manager, tentu selalu ada pembicaraan-pembicaraan ‘privacy’ yang lebih nyaman dilakukan di ruang kerjanya daripada di ruang rapat.Aku merasa beruntung bila dipanggil Mbak Lia untuk membahas cash flow keuangan di dingklik sofa itu. Sejenak saya berhenti menjilat-jilat sisa-sisa cairan di permukaan kewanitaannya.“Aku puas sekali, Jhony,” katanya. Tunjukkan bahwa betisku indah!”Aku mengangkat kaki Mbak Lia dari lututku. Nikmatnya Cairan Cinta Kepala Accounting Kantorku. Jhony!”Ia menjadi liar. Sebelah lututku menyentuh karpet. Sebelah kaki menekuk dan terbuka lebar di atas kursi, dan yang sebelah lagi menjuntai ke karpet.“Suka Jhony?”“Hmm..




















