“Kenapa nggak mikir aku saja?”, tanyanya dengan senyum genit. Malam itu aku hanya dapat tidur nyenyak tiga jam saja. Bokep Cina Rupanya Indah punya pikiran yg sama denganku. Dengan serta merta ditariknya celana pendek dan celana dalamku sekaligus disertai hembusan nafas beratnya yg makin menggebu. “Lha terus kenapa Mbak mau nginap denganku padahal aku kan nggak ngajak”, tanyaku dengan suara berbisik. Zainal, mmh..”. Sekalian saja aku pamitan padamu jika dalam beberapa hari kedepan kita tak bisa ketemu lagi. Dengan berusaha secermat mungkin berdasarkan data yg ada dan catatanku, aku mulai membuat rencana kerja. gitu ya, jangan harap aku mau membatumu lagi ya”, katanya dengan nada bergurau. Ini notanya kamar sudah aku bayar sampai malam ini, jadi besok kalau kamu keluar dari sini jangan kamu bayar lagi tapi kalau melanjutkan silakan bayar sendiri ya.




















