Akhirnya semangat saya sedikit mengendor tetapi tetap rajin menanyakan kondisi dia.Suatu hari kakaknya yang mengangkat telepon saya dan memberitahukan bahwa Vivi sedang sakit. Kaos hitam tipisnya tidak bisa menyembunyikan tonjolan buah dadanya, “Lumayan cukup besar,” pikir saya.“Tuh cewek cakep banget Gus, kayaknya lagi memperhatikan kita-kita..” bisik Andi yang duduk di samping saya. Bokep SMA Mengapa? Kenyal sekali. Dia menoleh ke belakang dengan sigap bibir saya mendarat di bibirnya. Bulan depan papa saya akan datang ke Jakarta. Dia berusaha mengelak, tetapi saya tidak memberinya kesempatan. Ohh.. Dia mengangkat kepalanya, matanya terlihat berkaca-kaca. Enam bulan kita bersama, kenapa kamu membohongi saya?” suara saya meninggi menahan amarah dan duka. “Yang duduk di meja sebelah.. Tanpa pikir panjang lagi saya menyusul si Andi. Vivi membuka matanya, pandangan matanya terlihat sayu.“Gua sayang Vivi..” setelah itu saya melanjutkan ciuman. Ketika kancing tersebut terbuka, terpampanglah pemandangan sepasang gunung yang begitu indah.




















