Perlahan mulutku pun turun ke payudaranya dan menciumi payudaranya dengan leluasanya. Bokep Jilbab/Hijab Ketika tanganku mengelus paha bagian dalamnya, kaki Silvi pun merapat. Seperti halnya sore itu, Ketika aku baru pulang kuliah, kulihat kamar Evi terbuka tetapi tidak ada orang didalamnya. Terus kuelus paha Silvi hingga akhirnya perlahan tanganku pun ditarik oleh Silvi dan diarahkan ke vaginanya.“Elus dong Ren, Biar Mbak ngerasa enak Ren” Ucapnya sambil mendesah.Bibir vagina Silvi sudah basah ketika kesentuh. Kembali terjadi pemanasan dengan posisi 69. “Cabut dulu Ren”Setelah dicabut, mulut Silvi pun bergerak dan mencium penisku, Silvi mengulum penisku terlebih dahulu sambil memberikan vaginanya padaku. Paha yang putih mulus dan kencang hingga betis yang terawat rapih. Semakin cepat gerakanku semakin cepat pula goyangan pinggul Silvi. Kakinya menjepit kepalaku dan pinggulnya oun bergerak tidak beraturan. Vagina merahnya semakin basah oleh lendir vaginanya yang harum dan jilatanku. Pinggulnya bergoyang seiring jilatan lidahku di sepanjang vaginanya.




















