Saat itu Susan sedang di kerjai oleh Alex, mungkin Alex masih penasaran karena tadi gagal membobol kegadisan Susan pikirku, nafas Susan telihat tersengal-sengal, matanya membeLiak, sementara mulutnya tidak berhenti menjerit-jerit.“Jangann.. Bokeb Turutin kemauan kalian..” jawabku panik saat kulihat Alex mulai memasukkan batang penisnya ke dalam liang kemaluan Alfa. “Kita makan siang dulu yuk..” ajak Pak Alex kepada kami. Lagi pula sayang kalau cewek secantik ini kita lepasin..” seru Alex. Tampak cairan sperma dan darah perawan Alfa meleleh ke luar dari sela sela bibir vaginanya.Tubuhku sudah sangat lemas saat Paul mengikat kedua pergelangan tanganku, kemudian mengikat kedua belah kakiku ke kaki meja, sehingga posisiku kini terbaring tengkurap dengan kedua belah kaki terpentang lebar karena Paul mengikat kaki kiri dan kananku di kaki meja yang berlainan, lalu Paul mengambil meja yang lain dan meletakkannya di sebelah meja tempatku berbaring.










