Ella hanya mengangguk dan bilang “Om harus janji, om tetep sayang Ella, Pintanya lirih” aku yakinkan kembali dia dan kuantar sampai depan pintu rumahku. Bokep Indonesia “gapa yen pipis saja” balasku sambil terus menggoyang pinggulku, tidak berapa lama aku juga merasakan sperti hendak ejakulasi, kugoyang semakin kencang, pas saat air maniku hendak keluar, kucabut dari vaginanya, kuturunkan dia sampai terduduk, dan kuarahkan pedangku ke wajahnya, “ahhhhhh….ah…..ah……ah……..” desahku sambil mengarahkan sperma yang keluar ke wajahnya. “ maaf ya Ella, om akan bertanggungjawab jika terjadi apa apa, tapi ella jangan bilang siapa siapa ya, om sayang ella, sambil kucium dahinya”
setelah membersihkan diri masing2 aku rencananya hendak melanjutkan kembali memperbaiki laptopnya, Ella pamit pulang tak lama setalah itu. Sebelum pulang kucium dahi nya dan kuyakinkan kalau aku bner bener mencintainya. “Sakit Om, kemaluanku berdarah hiks…” lirih desahnya.










