tanpa saling berbicara sedikitpun aku merasa iba, dan tante masih terus menangis, entah apa yang dipikirnya lalu diluar kesadaran aku memeluk kepala tante mendekapkan didadaku, lalu kubisikkan ditelinganya lirih …“aku gak mau melayanimu rian, aku adalah tantemu yang kotor, tak pantas aku berada didepanmu”
“tante … kita sama-sama kotor, gak mungkin kan aku memakai wanita panggilan, jika aku ini adalah orang suci?”
“tapi …. Bokep Tobrut rooooby ……”
“tante … tante keluar …… aaaaaagh”
“tekan sayang … tekan sayang … tekaaaaaan”
tante menjerit sambil menahan pantatku agar tidak menarik keluar batang pinoyku, kakinya yg kuat melilit dibagian belakang pahaku menahan nikmatnya cairan yang keluar dari meqiu tante“sekarang bagian kamu sayang keluarkan didalam meqiu tante rob”
“baiklah tante …”
“aku akan puasin tante malam ini”
pelan kutarik keluar batang pinoyku yang menancap dalam kelubang meqiu tante, kugenjot pelan keluar masuk pinoyku dilubang itu, meqiu tante yang sempit menekan urat urat batang pinoykuwaktu makin berlalu genjotanku seakan belum




















