Tapi suamiku memegang pundakku, yang kupikir mengijinkan kejadian ini. Wakakak” kata suamiku.Aku sungguh tidak tega lihat muka anak itu. XNXX Jepang Suamiku memegang mukaku, dan menghadapkan ke mukanya. mana mungkin, dia khan masih ingusan. Dia bahkan tak berani menatap wajahku. Kurasakan suamiku begitu mengebu-gebu mengerjaiku. Itulah yang paling membuatku bingung.Hari itu aku belum berani untuk memberi tahu suamiku. “Tapi mas… kalau aku…… hamil gimana?” tanyaku memberanikan diri. Sambil menatap mataku, dia bertanya, “benarkah?”
Aku mengangguk pelan sambil menagis, “aku hamil, mas…”
Jelas suamiku juga kaget. Setiap malam vaginaku terasa senut-senut, ada atau tak ada suamiku. Agak kesal juga aku lihat respon mas Prasojo. Pikiranku berkecamuk tidak karuan. ma’af, Bu..” akhirnya keluar juga suaranya. Aku tak berani menatap suamiku.




















