kuperlihatkan dua kaset bergambar tak senonoh di tanganku.Ah, pamanmu kan sudah menikah. Malam masih panjang. Bokep Thailand Rupanya ia kembali saat aku masih di kamar mandi.Setelah berganti pakaian, kami pun makan bersama. kataku.Kalau Andi? Lubang memeknya. itulah jawaban yang aku berikan.Dan untungnya bibi percaya. Mimpiin siapa? paman melontarkan ide gilanya.Iih, paman, gak berani ah. Warnanya agak sedikit menghitam, mungkin karena sering kegesek kontol paman.Tapi ketika kukuak lebih lebar lagi, warna coklat itu berangsung berubah menjadi merah hati, lalu merah tua, merah darah, dan akhirnya, tepat di kedalaman lubangnya, kulihat lorongnya yang menganga berwarna merah kekuningan seperti warna magma gunung berapi. Bila selama ini aku cuma melihat kelamin wanita dari video-video bokep, sekarang aku menyaksikannya secara langsung. jawabku. Dan biasanya jika kita membicarakan hal-hal porno, paman selalu mengingatkanku untuk tidak bercerita ke orang lain. bertekad dalam hati, aku berusaha mencari lubangnya.




















