Merasakan kehangatan air matanya yang membasahi dadaku. Bokep Hot Tepat siang itu mereka berdua sudah memutuskan untuk mengakhiri kemunafikan itu. “Untukmu?” senyumku sambil menatapnya. Aku menyayangi kalian.”
Chie mengangkat kedua lengannya, meraih dan memeluk kami berdua dalam dekapannya. Tepat siang itu mereka berdua sudah memutuskan untuk mengakhiri kemunafikan itu. Namun sebuah tepukan di pundakku membuka mataku. Seandainya aku…Surabaya, awal Juni 1999Persiapan ujian benar-benar membuat kami sibuk. Itu menyakitkan.Jay menunggu di ruang tamu. “Seandainya saja pikiran kita sudah lebih terbuka, mungkin Indonesia sudah kehabisan perawan. “Cukup segitu?”
Jay terdiam. “Chie akan menikah enam bulan lagi.”
Ah? “Iya.”
“Sungguh, Ray?” Chie mengangkat kepalanya, senyumnya mengembang di sela air mata yang mengaliri pipinya. Aku tertawa kecil. Sibuk memburu keperawanan bidadari-bidadari lugu. Ah, Chie. Akulah Ray.Kuusapkan keringat di wajahku ke kulit dada gadis di bawahku, sebelum aku bangkit berdiri dan memunguti pakaianku, mengenakannya, dan meninggalkan ruangan gelap itu, sesaat setelah Chie merangkulku dari belakang.




















