Pelan.. Ia menjalani rutinitas ekstranya seperti biasa, ia menjemput Ayu pada waktu dan tempat yang sama.“Maaf, apa ini punya Mbak? Bokep Tobrut Bukit dadanya yang ranum dengan putingnya yang berwarna kemerahan telah menegang seolah menantang untuk mengulumnya. Seorang bocah laki-laki mengejar dari belakang dan hendak mengambil mobil itu.“Michael…Mom said don’t play it here…now you see!” sahut seorang wanitaFaried memungut mainan itu dan memberikannya kembali pada si bocah berparas blasteran bule itu.“Thank you sir!” kata si anak.“Maaf ya Pak…come say sorry to uncle!” kata wanita itu, “Hah….kamu!”Faried juga tertegun begitu melihat ibu dari anak itu, mereka saling tatap selama beberapa saat seperti tidak percaya pengelihatan masing-masing.“Faried? Faried tersenyum dan kembali mengalihkan pandangan ke depan.




















