Ketika memasuki Mikrolet aku agak membungkuk, pastilah pantatku itu terlihat jelas, pikirku dalam hati. “Iya di dalem aja, please, dikit lagi..aaashh..sshhh..”jawabku cepat-cepat.Evan semakin mempercepat gerakannya. Bokep Mom Dan ia memukul pantatku, ah diperlakukan seperti itu tidak mungkin aku pura-pura tertidur, jadi aku bangun dan dengan panik aku tutupi dadaku.“Evan, mau ngapain lo!” bentakku, Evan hanya tersenyum saja dan dia berkata “Engga tadi laporan osis ketinggalan..” lalu ngeloyor pergi, aku terduduk di meja membenahi Braku itu, namun Evan balik lagi, aku langsung panik menutupi payudaraku lagi Evan berkata “Umm btw, nice boobs u have..” lalu pergi lagi, aku hanya tersenyum tersipu ketika Evan pergi, entah kenapa aku merasa horny sekali sewaktu dia memujiku. Waktu hampir sampai Evan memintaku membenarkan pakaianku. Evan tersenyum ia bilang “Da..body lo oke banget..di rawat ya”, eh agak canggung aku tp aku pura-pura cuek dan menjawab “thx, iya emang gw care banget sama body gw”,




















